Dari kisah diatas dapat diambil pelajaran bahwa kita harus dapat berlaku adil pada sesama manusia, siapa pun dia dan walau pun dia berbeda agama bukan berarti kita bisa bertindak seenaknya. Berlaku adil tidak hanya pada manusia tapi terutama berlaku adil pada Allah SWT.
Senin, 21 September 2009
Kisah Umar Bin Khatab
Dari kisah diatas dapat diambil pelajaran bahwa kita harus dapat berlaku adil pada sesama manusia, siapa pun dia dan walau pun dia berbeda agama bukan berarti kita bisa bertindak seenaknya. Berlaku adil tidak hanya pada manusia tapi terutama berlaku adil pada Allah SWT.
Jumat, 18 September 2009
Kesempurnaan Shalat Berjamaah
Bulan Ramadhan hampir berakhir dan seperti biasa hanya awal Ramadhan saja masjid-masjid atau mushalla penuh dengan jamaah, tapi saat 15 atau 10 hari terakhir, sebagian besar jamaah menghilang, mungkin karena sibuk mempersiapkan hari raya Idul Fitri. Padahal shalat tarawih memiliki banyak keutamaan walau pun bukan shalat fardhu, keutamaan itu antara lain 10 hari pertama rahmat, 10 hari kedua maghfirah, dan 10 hari ketiga dijauhkan dari siksa api neraka oleh Allah SWT. Berbicara mengenai tarawih dan bertanya kepada beberapa orang, mereka lebih senang shalat sendiri daripada kemasjid karena kurangnya ketertiban dimasjid, banyak anak- anak yang berlarian dan berisik sehingga mengganggu kenyamanan jamaah yang lain dan mengganggu kekhusyuan mereka dalam beribadah. Lalu masalah lainnya yang sering terjadi adalah kurangnya kesadaran akan kesempurnaan shalat berjamaah itu sendiri, mengenai lurus dan rapatnya saf. Hal ini tidak terlalu diutamakan beberapa orang, mungkin karena berpikir bahwa yang terpenting shalatnya.
Mudah- mudahan hal ini bisa lebih kita perbaiki dan shalat yang kita lakukan lebih terjaga kesempurnaannya.
Kisah Nabi Yunus
Kisah ini dimulai ketika Nabi Yunus berada dalam perut ikan. Didalam perut ikan, Nabi Yunus tidak dapat bernapas karena tidak adanya oksigen. Nabi Yunus pun berdoa pada Allah agar ia dapat bernapas. Kemudian dengan kebesaran Allah, Nabi Yunus pun bisa bernapas didalam perut ikan tersebut. Lama kelamaan Nabi Yunus pun merasa lapar dan ia pun berdoa pada Allah agar ia bisa mengisi perutnya dengan makanan. Dengan kebesaran Allah, tiba-tiba didalam perut ikan tersebut tersedia makanan yang begitu lezat.
Lama berada didalam perut ikan, Nabi Yunus mulai bosan dan berdoa pada Allah agar ia dapat melihat laut karena dengan terus berada diperut ikan ia tidak dapat melihat indahnya dunia dan melihat kebesaran Allah yang merupakan cara agar lebih bisa mendekatkan diri pada-Nya. Subhanallah, tiba- tiba perut ikan tersebut berubah seperti kaca sehingga Nabi Yunus dapat melihat laut dari dalam perut ikan dan Nabi Yunus pun menikmati setiap perjalanan ikan itu mengarungi laut. Jadi sebenarnya yang pertama kali menemukan kapal selam adalah Nabi Yunus.
Setelah sekian lama, Nabi Yunus pun berdoa pada Allah agar ia dapat keluar dari perut ikan. Dengan kekusaan Allah, tiba- tiba ikan itu merasa sakit perut dan memuntahkan Nabi Yunus. Nabi Yunus pun dapat kembali kedaratan dengan selamat.
Dari kisah tersebut, kita bisa mengambil hikmah bahwa bila kita mengalami masalah maka jangan pernah putus asa. Yakinlah bahwa Allah akan selalu membantu dan melindungi setiap makhluk-Nya.
